Skip to content
Pendidikan

Dukung Pendidikan Inklusif, Pemkot Bekasi Buka Akses Jalan SLB Negeri dan SMAN 20

PANTAUBEKASI — Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen memenuhi hak pendidikan inklusif dan ramah anak dengan membuka infrastruktur jalan akses menuju SLB Negeri Kecamatan Medan Satria dan SMAN 20 Kota Bekasi.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa ketersediaan jalan pendekat yang aman merupakan bagian penting dari pelayanan pemerintah daerah dalam memfasilitasi kebutuhan seluruh warga sekolah, termasuk para siswa disabilitas.

“Penyiapan akses jalan merupakan bagian dari kewajiban kami sebagai kepala daerah dalam mendukung hadirnya fasilitas pendidikan yang memadai dan mudah dijangkau oleh masyarakat,” ujar Tri Adhianto.

Akses jalan baru tersebut dikembangkan dari jalur existing sepanjang 400 meter dengan pelebaran hingga 8 meter serta pengecoran beton setebal 20 sentimeter. Konstruksi ekstra kuat ini disesuaikan dengan kondisi tanah lokal yang tergolong labil akibat bekas area rawa.

“Kondisi tanah di wilayah ini merupakan bekas rawa-rawa sehingga cenderung labil. Jika ketebalan hanya 15 sentimeter, dikhawatirkan jalan akan cepat pecah. Dengan ketebalan 20 sentimeter, daya tahan (lifetime) jalan akan jauh lebih lama dan kuat,” jelasnya.

Selain itu, pertimbangan utama dari pembangunan jalan khusus ini adalah membebaskan para siswa SLB Negeri dan SMAN 20 dari risiko kecelakaan lalu lintas akibat jalur lama yang berbaur dengan kendaraan berat di kawasan pabrik.

“Akses baru ini dirancang khusus untuk area sekolah agar anak-anak dapat pergi dan pulang sekolah dengan lebih aman dan nyaman,” pungkas Tri.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Get the newsletter

The day’s top stories, once a day.